Sejatinya rumput zoysia japonica telah ada cukup lama di indonesia hanya saja belum di “temukan” dan di kembangkan secara serius untuk menjadi rumput lapangan sepak bola. Padahal sudah tercantum cukup lama di manual book nya FIFA. Sebelum tahun 2016, Fans sepak bola kita hanya mengenal 2 jenis rumput yang di tanam di lapangan bola yaitu rumput zoysia matrella linn merr dan rumput bermuda atau cynodon dactylon.
Hingga sekitar tahun 2014, Prof. Rahayu melakukan penelitian beberapa jenis rumput lokal yang cocok untuk memenuhi kriteria yang telah di syaratkan oleh FIFA menjadi rumput pertandingan sepak bola dan terpilihlah Zoysia Japonica versi lokal. Ada beberapa karakteristik unik dalam zoysia japonica ini sehingga performance nya di lapangan bisa maksimal, selain keseragaman warna yang indah juga daya tahan rumput dari intensitas penggunaan lapangan yang tinggi.
Pasca Penelitian, Rumput Zoysia Japonica pertama kali di tanam untuk lapangan olah raga di Lapangan Panahan Kawasan Gelora Bung Karno yang digunakan untuk perhelatan Asian Games 2018. Berlanjut ke Lapangan Stadion Madya di kawasan yang sama, Lapangan Bola Stadion Manahan Solo, Lapangan Bola Stadion Gelora Bung Tomo & Lapangan Pemanasan ABC nya, Lapangan Bola Gelora 10 Nopember, Lapangan Bola Stadion Pakansari dan Puluhan Lapangan-Lapangan lainnya.






