Rumput Zoysia adalah pilihan favorit, karena tampilannya yang hijau, padat, dan menyerupai karpet. Rahasia utama untuk menjaga keindahan rumput ini terletak pada pemotongan yang rutin.
Berikut adalah informasi ringkas mengenai perawatannya.
Alasan Rumput Zoysia Harus Dipotong Rutin
Membiarkan rumput Zoysia tumbuh terlalu panjang dapat merusak kualitas dan tampilannya. Berikut adalah tiga alasan penting perlunya pemangkasan rutin:
-
Mencegah Penumpukan Thatch: Thatch adalah lapisan sisa batang dan akar mati di atas tanah. Jika rumput dibiarkan panjang, thatch akan menumpuk, menghalangi air dan pupuk masuk ke akar, sehingga rumput cepat menguning.
-
Merangsang Pertumbuhan Menyamping: Semakin sering ujungnya dipotong, akar rumput akan semakin fokus tumbuh ke arah samping (stolon). Hasilnya, rumput menjadi jauh lebih padat dan tebal.
-
Menekan Pertumbuhan Gulma: Kepadatan rumput Zoysia akibat pemotongan rutin akan otomatis membatasi ruang bagi rumput liar atau gulma untuk tumbuh.
Jadwal dan Aturan Potong yang Ideal
Agar rumput tetap sehat dan terhindar dari stres, pemotongan perlu mengikuti standar berikut:
-
Frekuensi Potong: Pemotongan sebaiknya dilakukan setiap 7 hingga 10 hari sekali pada musim hujan atau masa pertumbuhan aktif. Saat musim kemarau, frekuensi bisa diperpanjang menjadi setiap 10 hingga 14 hari.
-
Tinggi Ideal: Ketinggian rumput perlu dijaga di angka 2,5 cm hingga 5 cm. Tinggi ini sangat ideal untuk menjaga kelembapan tanah sekaligus mencegah pembentukan thatch.
-
Penerapan “Aturan Sepertiga”: Ini adalah aturan yang sangat krusial. Pemotongan tidak boleh mengambil lebih dari 1/3 tinggi rumput dalam sekali pangkas. Memangkas terlalu pendek dalam satu waktu akan mengekspos bagian batang yang keras, memicu stres, dan berisiko membuat rumput mati.





